WOW ! 10 Orang ini dijamin masuk Syurga

Dikirim dan ditulis oleh: Resty Rahmawati

Bismillahirahmannirrahim,

Kali ini kita akan membahas tentang Al-Asyaro Al-Mubassyiriin bil Jannah. Sepuluh orang yang dijamin masuk syurga (Arabnya : العشرة المبشّرون بالجنّة ).

Firman Allah dalam Al-Qur‘an Surat At-Taubah ayat 100 :
“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.”

Nama-nama sepuluh Sahabat yang dijamin masuk Surga terkumpul dalam satu sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi No. 2946 dan Ahmad No. 1675.:
“Abu Bakar masuk Surga, ‘Umar masuk Surga, ‘Utsman masuk Surga, ‘Ali masuk Surga, Thalhah masuk Surga, az-Zubair masuk Surga, ‘Abdurrahman bin ‘Auf masuk Surga, Sa’ad bin Abu Waqqash masuk Surga, Sa’id bin Zaid masuk Surga, dan Abu ‘Ubaidah bin al-Jarrah juga masuk Surga.“

Berikut kesepuluh nama tersebut :
1. Abu Bakar Asshidiq radhiyallahu ‘anhu
2. Umar bin Khattab Al-Faruq radhiyallahu ‘anhu
3. Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu
4. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu
5. Thalhah bin ‘Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu
6. Azzubair bin Al-‘Awwam radhiyallahu ‘anhu
7. Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu
8. Saad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu
9. Said bin Zaid radhiyallahu ‘anhu
10. Abu ‘Ubaidah bin Al Jarrah radhiyallahu ‘anhu

yuk simak detailnya tentang para sahabat ini..

Abu bakar Asshidiq
Sahabat Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam yang satu ini mempunyai nama lengkap Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Amir bin ‘Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay Al Qurasyi At Taimi. Abu bakar adalah nama kunyah beliau. Julukan beliau adalah Atiq (Tampan lagi berwajah cerah) dan Asshidiq (Pembenar Kabar). Abu Bakar merupakan orang pertama yang masuk islam dan khalifah pertama setelah wafatnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Beliau dilahirkan pada 2 tahun dan 6 bulan setelah tahun gajah dan meninggal pada umur 63 tahun.
 
Umar bin Khattab Al-Faruq
Beliau adalah salah satu Khulafa’ur Rasyidin radhiyallahu ‘anhu. Umar bin Khattab adalah pribadi yang bertubuh kekar dan bersifat disiplin lagi lembut. Umar bin Khattab memiliki julukan Al-Faruq yaitu pembeda atau pemisah yang benar atau salah. Beliau merupakan Khalifah kedua setelah Abu bakar. Pada awalnya Umar adalah salah satu penentang ajaran agama Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, namun akhirnya beliau menjadi salah satu pembela terkuat islam. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.
 
Utsman bin ‘Affan
Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Utsman memiliki julukan sang pemilik dua cahaya. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.
 
Ali bin Abi Thalib
Ali bin Abi Thalib, Khulafa’ur Rasyidin yang keempat. Sepupu sekaligus menantu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam . Pria yang terkenal memiliki siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Beliau mengikuti Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam semenjak kecil hingga wafat nya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.  Ali bin Abi Thalib meninggal pada umur 64 tahun dan dimakamkan di daerah Koufah, Irak saat ini.
 
Thalhah bin ‘Ubaidillah
Sahabat Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam yang satu ini memiliki gelar Syahid yang berjalan dimuka bumi dan Burung Elang Hari Uhud, karna kegagahan beliau berdiri di tengah peperangan. Thalhah bin ‘Ubaidillah memiliki persaudaraan dengan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam dan abu Bakar. Keluarga Thalhah amat menolak keislamannya dan meyiksanya agar keluar dari islam. Thalhah juga merupakan orang yang dermawan. Beliau meninggal setelah usai perang jamal pada usia 60tahun.
 
Azzubair bin Al-‘Awwam
Sahabat Zubair bin Awwam adalah putra bibi Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, Safiyah radhyiallahu ‘anha. Beliau adalah Hawari ( Pengikut setia) Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, karna beliau mengikuti semua perang yang diikuti oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Pada perang Badar Malaikat Jibril pernah menyamar menyerupai Zubair yang menggunakan sorban kuning. Zubair merupakan orang yang pemberani lagi dermawan. Pernah dua kali ikut hijrah, ke Habasyah dan Madinah. Beliau meninggal pada bulan Rabiyul Awal tahun 36 Hijriyah diumur 66/67 Tahun dibunuh oleh Amr bin Jurmus ketika perang Jamal.
 
Abdurrahman bin ‘Auf
Sahabat yang memiliki gelar Sahabat bertangan emas karna kedermawanan yang luar biasa. Abrurrahman bin ‘Auf lahir tahun ke 10 setelah tahun gajah. Postur tubuh yang tinggi dan kulit yang putih serta rambut yang menutupi kuping merupakan ciri-cirinya. Pernah dua kali Hijrah ke Madinah dan Habasyah. Abdurrahman bin ‚Auf dipersaudarakan dengan Saad bin Abi Rabi‘ oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Beliau meninggal pada tahun 32 Hijriyah, berumur 72 tahun di makamkan di baqi‘ dan Utsman ikut menyolatkannya.
 
Saad bin Abi Waqqash
Saad bin Abi Waqqash, sang Pemilik Doa Mustajab. Ia termasuk sahabat yang pertama tama masuk islam, memeluk islam pada usia 17  tahun. Ibu Saad menolak keislamannya, namun beliau tetep bersikukuh pada ajaran Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Dalam hidupnya, Saad sering difitnah dan didzalimi, setelah itu ia selalu berdoa. Doannya selalu dikabul oleh Allah Subhanahu wata‘ala. Saad wafat pada tahun 55 H. Ia adalah kaum muhajirin yang paling akhir wafatnya.

Said bin Zaid
Ayah Said adalah Zaid bin Amr bin Nufail. Said adalah suami Fatimah binti Khattab, adik Umar bin Khattab. Said dan Fatimah menyembunyikan keislaman mereka, hingga akhirnya umar mengetahuinya dan menyerukan keislaman pada umar. Said mengikuti semua perang kecuali perang Badar. Karna Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam memberikan tugas khusus kepada Said dan Thalhah untuk memata-matai gerakan musuh di syam. Beliau meninggal tahun 50 Hijriyah ketika berumur 70 Tahun.
 
Abu ‘Ubaidah bin Al Jarrah
Sahabat yang memiliki gelar , orang kepercayaan umat, ini adalah Abu ‘Ubaidillah Al Jarrah. Perawakan tubuhnya tinggi tetapi kurus dan memiliki jenggot yang tipis. Beliau juga dijuluki dengan panggilan Atsram, yang terpecah giginya. Dikarenakan, ia mencabut bulatan besi yang mengenai wajah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menggunakan gigi, dan pecahlah gigi seri nya. Abu ‘Ubaidillah membunuh ayahnya yang berperang membela umat musyrikin, sehingga turun lah Quran Surat Al-Mujadillah : 22. Beliau meninggal pada tahun 15 Hijriyah di Urdun, Syam.
 

Semoga kita bisa mengambil manfaat dari para Sahabat Rasulullah yang dijamin masuk syurga ini dan semoga Allah memberi barakah untuk mereka dan kita semua. Amin ya Rabb.
 
Wallahu ‘Alam
Wassalamu‘alaikum warrahmatullah wabarakaatuh
-RR-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s