“Kiat-kiat di bulan Ramadhan”

Resume Pengajian Putri IKMIK Karlsruhe

Pemateri: Di-Zenah Alifiah Rachma

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ  (١٨٥) وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ (١٨٦) أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلا تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (١٨٧

“185. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

186.Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdo’a kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi (perintah-Ku) dan beriman kepada-Ku, agar mereka mendapat petunjuk.

187. Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri kamu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu, karena itu Allah mengampuni dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa.”

Berdasarkan  QS. Al-Baqarah 185-187 yang telah disebutkan diatas ada beberapa hal menarik yang dapat kita ambil, antara lain Ramadhan adalah pemisah antara yang Haq dan yang bathil, didalamnya juga terdapat kewajiban yang harus kita laksanakan seperti berpuasa. Pada ayat ke 185 telah dijelaskan puasa bukan merupakan sebuah beban yang dilimpahkan kepada umat Islam, melainkan merupakan kewajiban yang didalamnya terdapat banyak nilai-nilai kebaikan serta amalan-amalan yang dapat mengangkat derajat kita sebagai seorang muslim dihadapan Allah, amalan-amalan tersebut pula yang membatasi kita dari perbuatan yang berdampak negatif bagi diri kita sendiri, karena sesungguhnya Allah menghendaki yang terbaik bagi hamba-hamba Nya.

Timbul sebuah pertanyaan “Bagaimana jika tidak sanggup seperti orang yang sedang safar, sakit, hamil, menyusui, atau orang yang sudah lanjut usia?”.

Diayat yang sama telah dijelaskan bahwa Allah juga tidak menghendaki adanya kesukaran dalam hambaNya menjalankan ibadah. Kita bisa mengganti puasa yang kita tinggalkan dihari lain, bagi yang tidak mampu juga dapat menggantinya dengan amalan lain seperti dengan membayar Fidyah

Banyaknya amalan dalam bulan Ramadhan tidak hanya sebatas berpuasa saja, menahan lapar, amarah, dan menjaga diri, melainkan juga merupakan waktu dimana kita bisa lebih mendekatkan diri kita kepada sang Pencipta sekaligus melatih kita agar siap menghadapi 11 bulan lainnya hingga bertemu dengan Ramadhan lagi. Amalan ringan untuk menghidupkan malam dibulan Ramadhan seperti mengkaji Al-Quran, shalat Tarawih maupun kegiatan lainnya seperti bershodaqah ternyata mempunyai nilai yang sangat besar hingga berlipat-lipat terutama dalam waktu-waktu khusus di bulan Ramadhan seperti pada malam Lailatul Qadar.

Beberapa sunah yang dianjurkan dalam bulan Ramadhan seperti :

  1. Mengakhirkkan Sahur
  2. Menyegerakan berbuka puasa
  3. Berdoa (berniat) sebelum berpuasa
  4. Menyikat gigi (bersiwak)
  5. Iktikaf, dzikir, tilawah

juga memiliki nilai kebaikan tersendiri dalam berpuasa dan juga mendekatkan diri kita kepada Allah. Seperti yang diriwayatkan dalam HR Abu Hurairah: Semua amal manusia adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa. Puasa adalah untuk-Ku(Allah SWT).

 

Kemudian yang perlu diperhatikan, “apa saja syarat sah puasa Ramadhan?”

  • Islam

Tentunya kewajiban berpuasa dibulan Ramadhan hanya diwajibkan kepada umat muslim dimanapun ia berada. Ini juga merupakan waktu yang paling ditunggu untuk “panen pahala” serta paling disedihkan ketika bulan Ramadhan mulai meninggalkan kita.

  • Baliq

Tidak ada kewajiban berpuasa bagi anak-anak yang belum Baliq, akan tetapi alangkah baiknya para orang tua mulai mengajari anaknya untuk berpuasa agar mereka mengerti dan memahami makna puasa Ramadhan itu sendiri.

  • Berakal
  • Mukmin dan sehat serta tidak haid /nifas

Mengenai rukun puasa di bulan Ramadhan itu sendiri adalah niat dan menahan nafsu sejak awal terbit matahari sampai tenggelamnya matahari. Nafsu tersebut tidak hanya haus dan lapar, melainkan juga amarah, rasa benci, berburuk sangka, dan lainnya. Inilah yang menjadi tantangan sesungguhnya bagi manusia di bulan Ramadhan ini.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s